Membuat aplikasi yang mendukung lebih dari satu bahasa adalah kebutuhan yang semakin umum, terutama untuk aplikasi yang ditujukan ke pengguna dari berbagai negara. Laravel memiliki fitur Localization bawaan yang memudahkan kamu mengelola terjemahan teks tanpa harus mengubah kode di banyak tempat. Dalam tutorial ini, kita akan membuat aplikasi yang bisa beralih antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Struktur File Terjemahan
Laravel menyimpan file terjemahan di folder lang/. Mulai Laravel 9, folder ini ada di root project. Jika belum ada, buat dengan:
php artisan lang:publish
Struktur folder yang akan kita buat:
lang/
├── en/
│ ├── messages.php
│ └── auth.php
└── id/
├── messages.php
└── auth.php
Membuat File Terjemahan PHP
Buat file lang/en/messages.php:
<?php
return [
'welcome' => 'Welcome to :app!',
'greeting' => 'Hello, :name!',
'nav' => [
'home' => 'Home',
'about' => 'About',
'contact' => 'Contact',
'products' => 'Products',
],
'product' => [
'title' => 'Product List',
'not_found' => 'No products found.',
'count' => '{0} No products|{1} One product|[2,*] :count products',
],
];
Buat file lang/id/messages.php:
<?php
return [
'welcome' => 'Selamat datang di :app!',
'greeting' => 'Halo, :name!',
'nav' => [
'home' => 'Beranda',
'about' => 'Tentang Kami',
'contact' => 'Kontak',
'products' => 'Produk',
],
'product' => [
'title' => 'Daftar Produk',
'not_found' => 'Tidak ada produk ditemukan.',
'count' => '{0} Tidak ada produk|{1} Satu produk|[2,*] :count produk',
],
];
Artikel ini ditampilkan sebagian. Untuk pembahasan selengkapnya, beserta contoh dan langkah detailnya, Anda dapat membacanya pada sumber aslinya:
Cara Membuat Aplikasi Multi Bahasa (Localization) di Laravel
Tutorial pemrograman dan tools developer lainnya juga tersedia di dhiecoderweb.com.
Top comments (0)