DEV Community

loading...

Merdeka dengan Open Source

armedi profile image Armedi Originally published at Medium on ・2 min read

Belum lama ini saya memulai pekerjaan baru di Hyperjump Technology. Ada 2 hal penting yang membuat saya pada akhirnya memutuskan memilih bergabung dengan Hyperjump dan menolak beberapa tawaran pekerjaan lain yang datang lebih dahulu:

  1. Programming excellence
  2. Open source first

Tapi untuk tulisan ini saya akan bahas poin 2 saja

Open source first

Kalimat di atas bukanlah sekedar slogan yang belum ada implementasinya.

Bahkan dari sebelum berdirinya, pendiri perusahaan ini sudah sangat dikenal dalam komunitas open source internasional sebagai punggawa proyek-proyek open source besar yang dikenal luas di mancanegara.

Hyperjump sendiri sebagai sebuah perusahaan telah mencetuskan beberapa proyek open source yang bisa anda pantau di akun github-nya.

Disini kami sangat didorong untuk tidak hanya sebagai pengguna open source tapi melangkah lebih dari itu juga sebagai kontributor aktif dalam dunia open source. Dengan open source, tidak hanya kita bisa saling membantu dalam menyelesaikan masalah-masalah umum yang sering dihadapi, tapi juga dengan sendirinya kualitas kodingan akan meningkat. Karena pastinya tidak ada yang mau merilis sesuatu ke hadapan publik sebelum diyakini bahwa apa yang dibuat itu sudah cukup baik kualitasnya.

17 Agustus 2020

Pada tanggal ini kita rakyat Indonesia merayakan hari kemerdekaan yang ke-75. Namun karena masih dalam pandemi covid-19, suasana tahun ini tidaklah sesemarak tahun-tahun sebelumnya. Perlombaan-perlombaan yang menimbulkan keramaian pun sangatlah tidak dianjurkan.

Dalam suasana inilah saya kemudian terpikir membuat sesuatu dengan semangat open source dan kira-kira bisa berguna khususnya untuk programmer-programmer Indonesia.

Kemudian saya terpikir ada satu hal kecil yang cukup sering saya lakukan, yaitu memformat tanggal ke bahasa Indonesia dalam bahasa pemrograman javascript.

Solusi yang paling dikenal saat ini adalah momentjs, library ini juga salah satu top package yang paling sering di-download dari repositori npm. Tapi kalau hanya digunakan untuk memformat tanggal saja saya rasa ini overkill. Library ini berukuran cukup besar dengan sangat lengkapnya fitur yang tersedia. Kalau dipasang untuk frontend website, akan menambah bundle size aplikasi yang dibuat secara cukup signifikan.

Oleh karena itu, saya membuat sebuah library baru dengan nama masa. Masa adalah hasil dari membaca source code momentjs, dan kemudian saya sederhanakan (sebagiannya adalah copy-paste) untuk satu fungsi saja, yaitu untuk memformat tanggal ke dalam bahasa Indonesia. Cara pakainya pun lebih kurang sama seperti cara pakai momentjs untuk memformat tanggal.

import { masa } from 'masa';

masa(new Date('2020-08-17')).format('[hari] dddd, [tanggal] D MMMM YYYY');
// hari Senin, tanggal 17 Agustus 2020
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode

Lebih lengkapnya mengenai cara penggunaan beserta source code-nya bisa anda lihat di

Semoga berguna!!!


Discussion (0)

Forem Open with the Forem app