Animasi membuat website terasa lebih hidup dan interaktif. CSS menyediakan dua cara utama untuk membuat animasi: transition untuk animasi sederhana saat perubahan state, dan @keyframes untuk animasi yang lebih kompleks dan berulang. Artikel ini akan membahas keduanya dengan contoh kode yang bisa langsung kamu gunakan.
CSS Transition: Animasi Sederhana
CSS Transition digunakan untuk menganimasikan perubahan nilai properti CSS dari satu state ke state lain, misalnya saat hover. Properti transition memiliki empat nilai:
- property — properti CSS yang akan dianimasikan
- duration — durasi animasi (dalam detik)
- timing-function — kurva kecepatan animasi
- delay — jeda sebelum animasi mulai
.tombol {
background-color: #3b82f6;
color: white;
padding: 12px 24px;
border: none;
border-radius: 6px;
cursor: pointer;
transition: background-color 0.3s ease;
}
.tombol:hover {
background-color: #1d4ed8; /* berubah warna saat hover */
}
Transition untuk Beberapa Properti
.kartu {
transform: translateY(0);
box-shadow: 0 2px 4px rgba(0,0,0,0.1);
transition: transform 0.3s ease, box-shadow 0.3s ease;
}
.kartu:hover {
transform: translateY(-8px); /* naik ke atas */
box-shadow: 0 12px 24px rgba(0,0,0,0.15);
}
/* Atau gunakan 'all' untuk semua properti */
.elemen {
transition: all 0.3s ease;
}
Artikel ini ditampilkan sebagian. Untuk pembahasan selengkapnya, beserta contoh dan langkah detailnya, Anda dapat membacanya pada sumber aslinya:
Cara Membuat Animasi dengan CSS
Tutorial pemrograman dan tools developer lainnya juga tersedia di dhiecoderweb.com.
Top comments (0)