Saat membangun aplikasi web, kita sering perlu mengingat informasi pengguna di antara halaman — misalnya status login, preferensi tampilan, atau isi keranjang belanja. HTTP sendiri bersifat stateless (tidak mengingat state), sehingga PHP menyediakan dua mekanisme untuk mengatasi ini: Session dan Cookie. Keduanya memiliki karakteristik berbeda dan cocok untuk kegunaan yang berbeda pula.
Perbedaan Session dan Cookie
- Session — data disimpan di server. Browser hanya menyimpan ID session (berupa cookie kecil). Lebih aman untuk data sensitif seperti status login.
- Cookie — data disimpan langsung di browser pengguna. Bisa diakses dan dimanipulasi oleh pengguna. Cocok untuk data tidak sensitif seperti preferensi tema atau username yang diingat.
Menggunakan Session di PHP
Untuk menggunakan session, panggil session_start() di awal setiap halaman yang membutuhkan session, sebelum output HTML apapun:
<?php
session_start();
// Menyimpan data ke session
$_SESSION['user_id'] = 42;
$_SESSION['username'] = 'budi_santoso';
$_SESSION['is_logged_in'] = true;
echo "Session berhasil dibuat untuk: " . $_SESSION['username'];
Membaca session di halaman lain:
<?php
session_start();
if (isset($_SESSION['is_logged_in']) && $_SESSION['is_logged_in'] === true) {
echo "Selamat datang, " . htmlspecialchars($_SESSION['username']) . "!";
} else {
header('Location: login.php');
exit;
}
Artikel ini ditampilkan sebagian. Untuk pembahasan selengkapnya, beserta contoh dan langkah detailnya, Anda dapat membacanya pada sumber aslinya:
Cara Menggunakan Session dan Cookie di PHP
Tutorial pemrograman dan tools developer lainnya juga tersedia di dhiecoderweb.com.
Top comments (0)