Fitur upload file adalah salah satu kebutuhan umum di banyak aplikasi web — mulai dari upload foto profil, dokumen PDF, hingga file CSV untuk impor data. PHP menyediakan mekanisme upload file bawaan yang mudah digunakan, namun perlu kehati-hatian ekstra dalam hal keamanan. Artikel ini akan memandu kamu membuat sistem upload file yang fungsional dan aman dari awal.
Cara Kerja Upload File di PHP
Ketika pengguna mengirim form dengan file, PHP menerima file tersebut sebagai array $_FILES. File disimpan sementara di folder temporary server sebelum kita pindahkan ke lokasi tujuan menggunakan move_uploaded_file(). Penting: file temporary akan terhapus otomatis jika kamu tidak segera memindahkannya.
Membuat Form Upload
Form HTML untuk upload file wajib memiliki atribut enctype="multipart/form-data" dan method POST:
<!-- upload.html -->
<form action="proses_upload.php" method="POST" enctype="multipart/form-data">
<label for="foto">Pilih Foto:</label>
<input type="file" name="foto" id="foto" accept="image/*" required>
<br>
<button type="submit">Upload</button>
</form>
Atribut accept="image/*" di HTML hanya sebagai petunjuk ke browser — tidak bisa diandalkan sebagai validasi keamanan. Validasi sesungguhnya tetap harus dilakukan di sisi server.
Artikel ini ditampilkan sebagian. Untuk pembahasan selengkapnya, beserta contoh dan langkah detailnya, Anda dapat membacanya pada sumber aslinya:
Tutorial pemrograman dan tools developer lainnya juga tersedia di dhiecoderweb.com.
Top comments (0)