DEV Community

loading...

Berapa Ukuran Post Instagram?

dua_aja profile image Dua Aja ・3 min read

Hai!
Di sore yang berbahagia ini aku mau berbagi jawaban atas pertanyaan teman teman yang bunyinya : "berapa ukuran post di instagram?"

Berapa Ukuran Postingan Instagram Terbaru

Jawabannya :
Ukuran Post bentuk KOTAK paling banyak (1080 x 1080 px) . Kuncinya foto mu memakai rasio sebesar 1:1

Ukuran post Instagram bentuk portrait paling banyak (1080 x 1350 px). Kuncinya pakai rasio sebesar 4:5

Ukuran postingan IG bentuk landscape paling banyak (1080 x 608 px). Kuncinya pakai rasio sebesar 1,91:1

Simpel, padat, dan langsung to the poin kan?

Bonusnya aku mau kasih kalian Formula rahasia memakai fitur sosial media dengan bijaksana.

TELITI LAGI!
Jangan sampai dilihat,
jangan-jangan anda menyesali ikutan terang akal.

Saat tahun 2010 di Ambon, aku baru tahu dunia internet.

Jagat yang luas penuh beragam rupa data informasi.
Ada teks, gambar ilustrasi, video yang menarik minat .

Dengan menggunakan website mesin pencarian bernama google.com,
saya mengetikkan beberapa istilah disana.
Google yang "o" nya ada 2ya.

Kedepannya kata-kata ini disingkat keyword ya.

Suatu saat ketika belajar di sekolah di Ambon, salah satu siswa melihat website, yang ketika diamati dari belakang penuh dengan warna biru .
Orang-orang memanggilnya Facebook (FB).

Dikala itu diriku masih belum mengerti, caranya mengunjungi situs web itu.

Saya pun cuma memperhatikan dari jauh, yang terpisahkan 2 atau 3 meja komputer

Sehabis pulang dari tempat belajar yakni sekolah, saya pun dengan segera membuka komputer jinjing/laptop yang tersimpan dirumah.

Aku mendalami yang namanya alamat e-mail.

Ternyata itu adalah "alat" yg dibutuhkan waktu itu untuk melakukan pendaftaran di situs web berpenampilan biru tadi, yakni Facebook (FB).

Waktu itu, saya mendaftar ke website berwarna ungu, tulisan di logonya : Yahoo!
Bukan Gmail ya.

Dari sana, saya melakukan pendaftaran di pesbuk.

Kali pertama diriku mempunyai akun sosmed.

Saya mempelajari bagaimana cara memperbarui status.
Menulis apa yang aku pikirkansaat itu.
Kenapa?
Sebab disana ditulis
"Apa yang sedang anda pikirkan?"
Bagus juga pertanyaannya.

Hari terus berlalu.

Setiap hari saya mengunjungi pesbuk/fb. Minimum satu x dalam sehari nya.

Sepertinya lahir rasa candu kepada fitur-fitur yang dihadirkan oleh mereka.

Pada sore hari saya membaca suatu postingan, di suatu grup facebook yang mana isinya mempromosikan medsos milik dia.

"Wow, kok bisa gitu ya?!"

Aku sangat kagum kala itu, ia punya media sosial nya sendiri.

Bukan sekedar akun saja, malahan situs website sosial media ....!

Tampilannya waktu itu tidak biru, tapi merah, akan tetapi tampilannya sangat menyerupai facebook lite.

Aku pun langsung bertanya batin (hati),
"Bagaimana cara membuatnya?"

Bongkar Rahasia Cerita Memakai Jejaring Sosial di Ambon berlanjut!

Tiap hari saya mengakses internet.

Dari melihat blog, membaca website, dan berbagai macam lainnya.

Hingga akhirnya saya berkenalan dengan dunia pembuatan web.
Berawal dari kode sederhana bernama
HTML (HyperText Markup Language).

Berkembang ke bahasa program yang dipakai Pak Mark Zuckerberg waktu membuat facebook miliknya, dalam kamarnya di universitas Harvard yang merupakan bahasa program PHP (Hypertext Preprocessor).

Saya tetap juga menyimpan rasa panasaran, terhadap orang Indonesia yang mempunyai media sosial nya sendiri.

Aku pun mengunjungi bing dan berbagai search engine lainnya, mencari berbagai kata kunci.

Hingga akhirnya saya mendapatkan jawabannya.

Cara menciptakan medsos sendiri ternyata enggak sulit.

Kita boleh menggunakan menggunakan CMS (Content Management System) yang sudah dibuat oleh orang lain.

Kamu termasuk saya tinggal mengatur beberapa settingan supaya sesuai impian kita.

Nama CMS nya adalah DCMS.

Ini dibangun dengan menggunakan bahasa program PHP.

Kayaknya dibuat orang rusia.

Saya pun mulai kenalan dengan berbagai istilah, contohnya hosting, domain, dan semacamnya.

Bermacam-macam langkah-langkah saya pelajari. Namun saya tidak menemukan yang tepat.

Lama waktunya saya mencoba, tetapi hasilnya selalu tidak bekerja dengan baik.

Alhasil aku tinggalkan, dan membangun wapsite dengan menggunakan HTML, sesuai keinginan.

Berminggu-minggu sudah berlalu, aku tetap panasaran juga, sebenarnya aku melihat berbagai postingan jasa memasang CMS tersebut, namun aku ingin membuat sendiri.

Perkenalan saya bersama dunia domain, script php, hosting tadi dan semacamnya kian lama jadi cukup dalam.

Sebenarnya sih diriku ini sudah bisa menginstall sosmed sendiri, sebab ada layanan hosting gratis yang menyediakan fitur untuk install sosial media secara sederhana menggunakan JCow.
Hanya beberapa klik saja.

Kalau itu anak SD juga bisa.

Namun aku tidak mau yang seinstan itu. Saya tetap inginnya yang menggunakan DCMS Facebook itu.

Pada akhirnya di suatu hari di tahun 2012, saya berhasil memasang DCMS itu dengan baik.

Keinginan lama akhirnya terwujud juga, tanpa membayar bantuan apapun.

Rasa Lega
dan kegembiraan hadir di hati ku.

Sejak saat itulah saya lanjut mempelajari membikin situs web yang terhubung dengan sosial media.

Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest dan lainnya aku coba memakainya.

Bertahun-tahun memakai medsos, membuat aku punya pengalaman panjang bersamanya.

Sumber : https://pubiway.com

Discussion (0)

pic
Editor guide