Panduan Memulai TestSprite MCP Server
Dokumentasi ini adalah terjemahan resmi dari quickstart TestSprite MCP Server ke Bahasa Indonesia. Sumber asli tersedia di docs.testsprite.com.
Apa Itu TestSprite?
TestSprite adalah agen pengujian perangkat lunak berbasis AI yang dirancang untuk pengujian sepenuhnya otomatis. Dengan teknologi no-code, TestSprite menyelesaikan satu siklus pengujian dalam 10–20 menit — sehingga kamu bisa meluncurkan produk dengan percaya diri tanpa kerja manual QA.
TestSprite MCP Server adalah integrasi Model Context Protocol (MCP) yang memungkinkan asisten AI di IDE-mu mengatur seluruh alur kerja TestSprite langsung dari editor. MCP sendiri adalah standar open-source yang menghubungkan aplikasi AI dengan sistem eksternal.
Pendahuluan
Setelah membaca panduan ini, kamu akan mampu:
- Menginstal TestSprite MCP Server di IDE pilihanmu (Cursor, VS Code, Trae, Claude Code, dll.)
- Mendapatkan dan mengonfigurasi API Key
- Menjalankan tes otomatis pertamamu dalam waktu kurang dari 10 menit
- Membaca laporan hasil tes dan meminta perbaikan otomatis
Prasyarat (Prerequisites)
Sebelum menginstal TestSprite MCP Server, pastikan kamu sudah memiliki:
1. IDE yang Didukung
TestSprite mendukung IDE-IDE berikut:
- Trae
- Cursor
- Claude Code
- Windsurf
- VS Code (Visual Studio Code)
- GitHub Copilot
2. Akun TestSprite
Daftar gratis di testsprite.com/auth/cognito/sign-up.
3. Node.js Versi 22 atau Lebih Baru
TestSprite MCP Server membutuhkan Node.js versi 22 ke atas.
Cara memeriksa versi Node.js yang terpasang:
node --version
Jika versi yang tampil di bawah 22 (misalnya v18.x.x atau v20.x.x), kamu perlu melakukan pembaruan.
Cara install/update Node.js:
- Windows/macOS: Unduh installer terbaru dari nodejs.org
- Linux (Ubuntu/Debian):
curl -fsSL https://deb.nodesource.com/setup_22.x | sudo -E bash -
sudo apt-get install -y nodejs
- Menggunakan nvm (Node Version Manager):
nvm install 22
nvm use 22
Catatan untuk developer Indonesia: Jika kamu menggunakan Windows dan mengalami masalah PATH, pastikan untuk memilih opsi "Add to PATH" saat instalasi Node.js. Jika menggunakan WSL (Windows Subsystem for Linux), ikuti petunjuk instalasi Linux di atas.
Mendapatkan API Key
API Key dibutuhkan untuk semua metode instalasi. Berikut langkahnya:
- Masuk ke TestSprite Dashboard
- Navigasi ke Settings → API Keys
- Klik tombol "New API Key"
- Salin API Key-mu — simpan di tempat yang aman karena kamu akan membutuhkannya saat instalasi
Tips keamanan: Jangan pernah menyimpan API Key langsung di kode sumber atau mengunggahnya ke GitHub. Gunakan file
.envdan pastikan file tersebut masuk ke.gitignore.
Instalasi
Pilih IDE yang kamu gunakan dan ikuti langkah-langkah berikut:
Cursor
Peringatan: Mode "Run in Sandbox" bawaan Cursor membatasi fungsionalitas TestSprite. Lihat bagian konfigurasi Cursor di bawah.
Metode 1 — Instalasi Satu Klik (Termudah):
- Dapatkan API Key terlebih dahulu
- Klik tautan instalasi satu klik:
cursor://anysphere.cursor-deeplink/mcp/install?name=TestSprite&config=... - Masukkan API Key-mu di Cursor
- Mulai pengujian!
Metode 2 — Instalasi Manual:
- Buka Cursor Settings dengan shortcut
Cmd/Ctrl + Shift + J - Navigasi ke Tools & Integration
- Klik Add custom MCP
- Tambahkan konfigurasi berikut:
{
"mcpServers": {
"TestSprite": {
"command": "npx",
"args": ["@testsprite/testsprite-mcp@latest"],
"env": {
"API_KEY": "ganti-dengan-api-key-kamu"
}
}
}
}
Konfigurasi Cursor Sandbox Mode:
Cursor terbaru secara default menjalankan MCP tools dalam mode "Run in Sandbox" yang membatasi fungsionalitas TestSprite. Untuk mengatasinya:
- Buka
Cursor→Settings→Cursor Settings - Pergi ke
Chat→Auto-Run→Auto-Run Mode - Ubah pengaturan ke "Ask Everytime" atau "Run Everything"
VS Code
- Buka Command Palette dengan
Cmd/Ctrl + Shift + P - Jalankan perintah MCP: Add Server
- Pilih tipe instalasi Command (stdio)
- Ketik
npx @testsprite/testsprite-mcp@latestsebagai Command to run - Ketik
TestSpritesebagai nama MCP server - Pilih scope konfigurasi yang diinginkan
- Tambahkan konfigurasi
env:
{
"servers": {
"testsprite": {
"command": "npx",
"args": ["-y", "@testsprite/testsprite-mcp@latest"],
"env": {
"API_KEY": "ganti-dengan-api-key-kamu"
}
}
}
}
- Klik tombol
startdi atas entri TestSprite MCP di filemcp.jsonyang baru dikonfigurasi.
Claude Code
- Navigasi ke direktori proyekmu di terminal:
cd /path/ke/proyekmu
- Jalankan perintah instalasi:
claude mcp add TestSprite --env API_KEY=api-key-kamu -- npx @testsprite/testsprite-mcp@latest
Ganti
api-key-kamudengan API Key TestSprite yang sebenarnyaVerifikasi instalasi dengan menjalankan:
claude mcp list
Jika berhasil, kamu akan melihat output seperti:
TestSprite: npx @testsprite/testsprite-mcp@latest - ✓ Connected
Catatan: Instalasi dengan cara ini hanya menambahkan TestSprite untuk Claude Code di direktori proyek saat ini. Untuk proyek lain, ulangi langkah instalasi di direktori tersebut.
Trae
- Dapatkan API Key
- Di Trae, navigasi ke
AI Sidebar > AI Management - Pilih
MCP > Add > Add from Marketplace - Cari TestSprite dan tambahkan ke daftar MCP-mu
- Masukkan API Key-mu di Trae dan tekan Confirm
- Pilih Builder with MCP dan mulai pengujian
IDE Lainnya (Windsurf, Antigravity, dll.)
Tambahkan konfigurasi berikut ke pengaturan MCP IDE-mu:
{
"mcpServers": {
"TestSprite": {
"command": "npx",
"args": ["@testsprite/testsprite-mcp@latest"],
"env": {
"API_KEY": "ganti-dengan-api-key-kamu"
}
}
}
}
Verifikasi Instalasi
Setelah instalasi berhasil, kamu akan melihat tanda-tanda berikut:
- Asisten AI-mu dapat melihat TestSprite MCP tools
- Tidak ada error "command not found"
- Siap untuk memulai pengujian proyek
Tes cepat: Coba kirim perintah ini ke asisten AI-mu:
Tolong bantu saya menguji proyek ini dengan TestSprite.
Asisten seharusnya menawarkan untuk menggunakan TestSprite MCP tools.
Tes MCP Pertama — Kurang dari 10 Menit
Langkah 1: Siapkan Proyekmu
Jalankan aplikasimu secara lokal:
# Untuk aplikasi frontend (contoh)
npm run dev # Biasanya berjalan di port 3000, 5173, atau 8080
# Untuk aplikasi backend (contoh)
node index.js # Biasanya berjalan di port 8000, 3001, atau 4000
Contoh struktur proyek yang didukung:
proyek-saya/
├── frontend/ # React, Vue, Angular, dll.
│ ├── src/
│ ├── package.json
│ └── ...
├── backend/ # Node.js, Python, dll.
│ ├── app.py
│ ├── requirements.txt
│ └── ...
├── README.md
└── package.json
Langkah 2: Perintah Ajaib
Buka jendela chat IDE-mu dan ketik:
Bisakah kamu menguji proyek ini dengan TestSprite?
Atau dalam Bahasa Inggris:
Can you test this project with TestSprite?
Tekan Shift + Enter untuk mengirim. Asisten AI-mu akan mengambil alih dan memandu seluruh proses pengujian secara otomatis.
Langkah 3: Konfigurasi Pengujian (Wajib)
Halaman Testing Configuration akan terbuka di browser. Lengkapi pengaturan berikut:
a. Jenis Pengujian (Testing Type):
| Mode | Deskripsi |
|---|---|
| Frontend | Pilih ini untuk menguji UI dan alur pengguna (tombol, formulir, navigasi) |
| Backend | Pilih ini untuk menguji API, layanan, atau logika server |
b. Cakupan Pengujian (Scope):
| Scope | Deskripsi |
|---|---|
| Codebase | Menjalankan tes terhadap seluruh proyek — gunakan untuk full test sweep |
| Code Diff | Menjalankan tes hanya pada perubahan terbaru (perubahan Git yang belum di-commit) |
c. Kredensial Akun Tes: Jika aplikasimu memerlukan login, masukkan:
Username: test@example.com
Password: kata-sandi-tes-kamu
Untuk backend, pilih tipe autentikasi:
-
Basic— menggunakan username & password -
Bearer— autentikasi berbasis token yang aman -
API-key— menggunakan API key unik -
None— tidak memerlukan autentikasi
d. URL Aplikasi:
Frontend: http://localhost:5173
Backend: http://localhost:4000
e. Dokumen Persyaratan Produk (PRD): Unggah PRD yang ada. Bahkan draf atau PRD berkualitas rendah pun tidak masalah — AI TestSprite akan menghasilkan PRD yang dinormalisasi berdasarkan unggahanmu.
Langkah 4: Alur Kerja Otomatis
Asisten AI-mu akan otomatis menangani seluruh proses pengujian melalui langkah-langkah berikut tanpa intervensi manual:
- Analisis kode — memahami struktur dan logika proyekmu
- Generasi rencana tes — membuat test cases komprehensif
- Eksekusi tes di cloud — menjalankan semua tes secara paralel
- Laporan hasil — menghasilkan laporan detail dengan analisis kegagalan
- Rekomendasi perbaikan — memberikan saran perbaikan spesifik
Langkah 5: Tinjau Hasil Tes
Setelah pengujian selesai, kamu akan menemukan file-file berikut di proyekmu:
testsprite_tests/
├── tmp/
│ ├── prd_files/ # File PRD yang diunggah
│ ├── config.json # Konfigurasi tes
│ ├── code_summary.json # Analisis kode
│ ├── report_prompt.json # Data analisis AI
│ └── test_results.json # Hasil tes detail
├── standard_prd.json # PRD yang dinormalisasi
├── TestSprite_MCP_Test_Report.md # Laporan dalam format Markdown
├── TestSprite_MCP_Test_Report.html # Laporan dalam format HTML
├── TC001_Login_Success_with_Valid_Credentials.py
├── TC002_Login_Failure_with_Invalid_Credentials.py
└── ... # File tes tambahan
Contoh laporan ringkasan:
{
"summary": {
"totalTests": 18,
"passed": 12,
"failed": 6,
"passRate": "67%",
"coverage": "85%"
},
"failures": [
{
"testId": "TC005",
"title": "Admin Panel Access",
"error": "Button not found: #admin-delete-btn",
"recommendation": "Tambahkan tombol delete yang hilang di panel admin"
}
]
}
Laporan mencakup:
- Cakupan tes secara keseluruhan (overall coverage)
- Tingkat kelulusan (pass rate)
- Analisis detail tes yang gagal
- Kategori tes: Fungsional, UI/UX, Keamanan, Performa
Langkah 6: Perbaikan Bug Otomatis
Setelah meninjau hasil tes, cukup ketik:
Tolong perbaiki kode berdasarkan hasil pengujian TestSprite.
Atau dalam Bahasa Inggris:
Please fix the codebase based on TestSprite testing results.
AI akan:
- Menganalisis tes yang gagal
- Mengidentifikasi bagian kode yang bermasalah
- Menerapkan perbaikan secara otomatis
- Menjalankan ulang tes untuk memverifikasi perbaikan
- Melakukan iterasi hingga semua masalah terselesaikan
Tips untuk Developer Indonesia
Masalah Umum dan Solusinya
1. Node.js tidak ditemukan setelah instalasi di Windows:
# Verifikasi PATH dengan membuka Command Prompt baru dan ketik:
node --version
npm --version
Jika masih tidak ditemukan, tambahkan path Node.js secara manual ke Environment Variables Windows.
2. Error npx: command not found di Linux:
sudo apt update
sudo apt install npm
npm install -g npx
3. Koneksi lambat saat npx @testsprite/testsprite-mcp@latest:
Developer Indonesia mungkin mengalami koneksi lambat ke npm registry. Gunakan mirror lokal:
npm config set registry https://registry.npmjs.org/
Atau coba waktu akses di luar jam sibuk (malam hari biasanya lebih cepat).
4. Firewall kantor atau ISP memblokir koneksi:
TestSprite membutuhkan koneksi ke layanan cloud untuk menjalankan tes. Jika berada di jaringan korporat dengan firewall ketat, hubungi tim IT untuk membuka akses ke *.testsprite.com.
Konfigurasi Zona Waktu
Jika kamu menggunakan fitur monitoring dan scheduling, perhatikan bahwa TestSprite menggunakan zona waktu UTC secara default. Developer Indonesia (WIB = UTC+7, WITA = UTC+8, WIT = UTC+9) perlu menyesuaikan jadwal tes sesuai selisih waktu tersebut.
Menggunakan TestSprite untuk Proyek Lokal Indonesia
TestSprite bekerja dengan baik untuk menguji aplikasi berbahasa Indonesia, termasuk:
- Karakter khusus seperti huruf berdiakritik (é, ü, dll.) dalam form input
- Format tanggal Indonesia (DD/MM/YYYY vs MM/DD/YYYY)
- Format mata uang Rupiah (Rp 1.000.000)
- Koneksi ke payment gateway lokal (Midtrans, Xendit, DOKU) melalui pengujian API backend
Mencopot Instalasi (Uninstallation)
Untuk menghapus TestSprite MCP Server:
- Hapus konfigurasi dari pengaturan MCP di IDE-mu
- Restart IDE-mu
Langkah Selanjutnya
Selamat! Kamu telah berhasil menginstal dan menjalankan tes pertama dengan TestSprite MCP Server.
Pelajari lebih lanjut:
- Alur Kerja Pengujian Lengkap — memahami seluruh proses
- Contoh Nyata MCP Demo — output nyata dari proyek e-commerce
- Integrasi GitHub — pengujian otomatis di setiap pull request
- Pemecahan Masalah Instalasi — solusi masalah umum
- Bergabung dengan Komunitas Discord — dapatkan bantuan dan berbagi pengalaman
Artikel ini adalah terjemahan dari dokumentasi resmi TestSprite. Untuk informasi terbaru, selalu rujuk ke docs.testsprite.com.
Top comments (0)