DEV Community

Bang Nabil
Bang Nabil

Posted on

Perbedaan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler dalam Kegiatan Sekolah

 ##

Dalam dunia pendidikan, istilah kokurikuler dan ekstrakurikuler sering digunakan untuk menyebut kegiatan di luar pembelajaran inti di kelas. Meski terdengar mirip dan sama-sama berada di luar jam pelajaran utama, keduanya memiliki fungsi, tujuan, dan karakteristik yang berbeda.

Memahami perbedaan kokurikuler dan ekstrakurikuler penting agar sekolah, guru, dan siswa tidak keliru dalam perencanaan maupun pelaksanaannya.

Pengertian Kokurikuler

Kokurikuler adalah kegiatan pembelajaran yang berkaitan langsung dengan mata pelajaran tertentu dan berfungsi sebagai pendukung atau penguat materi yang sudah diajarkan di kelas.

Kegiatan kokurikuler biasanya:

  • Masih berhubungan dengan kompetensi dasar atau capaian pembelajaran
  • Dirancang oleh guru mata pelajaran
  • Bertujuan memperdalam pemahaman siswa terhadap materi pelajaran

Contoh kegiatan kokurikuler:

  • Praktikum IPA setelah materi teori
  • Kunjungan lapangan untuk pelajaran IPS
  • Diskusi tambahan atau remedial
  • Proyek atau tugas kelompok pendalaman materi

Dengan kata lain, kokurikuler merupakan perpanjangan dari kegiatan intrakurikuler.

Pengertian Ekstrakurikuler

Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran yang tidak terikat langsung dengan mata pelajaran tertentu, tetapi bertujuan mengembangkan minat, bakat, dan kepribadian peserta didik.

Kegiatan ekstrakurikuler biasanya:

  • Bersifat pilihan atau wajib tertentu sesuai kebijakan sekolah
  • Tidak terkait langsung dengan materi pelajaran
  • Fokus pada pengembangan nonakademik dan karakter

Contoh kegiatan ekstrakurikuler:

  • Pramuka
  • Paskibra
  • Olahraga (futsal, basket, voli)
  • Seni musik, tari, teater
  • Karya ilmiah remaja
  • Palang Merah Remaja (PMR)

Ekstrakurikuler memberi ruang bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi dan ketertarikannya.

Perbedaan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler

Berikut perbedaan utama antara kokurikuler dan ekstrakurikuler:

  1. Keterkaitan dengan Mata Pelajaran
    Kokurikuler berkaitan langsung dengan mata pelajaran tertentu, sedangkan ekstrakurikuler tidak terikat pada mata pelajaran.

  2. Tujuan Kegiatan
    Kokurikuler bertujuan memperdalam dan memperkuat pemahaman akademik.
    Ekstrakurikuler bertujuan mengembangkan minat, bakat, keterampilan sosial, dan karakter siswa.

  3. Waktu Pelaksanaan
    Kokurikuler biasanya dilaksanakan sebagai lanjutan atau pendukung pembelajaran.
    Ekstrakurikuler umumnya dilakukan di luar jam pelajaran reguler.

  4. Penanggung Jawab
    Kokurikuler dibimbing oleh guru mata pelajaran.
    Ekstrakurikuler dibina oleh guru pembina atau pelatih khusus.

  5. Bentuk Kegiatan
    Kokurikuler bersifat akademik dan terkait materi pelajaran.
    Ekstrakurikuler bersifat nonakademik dan lebih fleksibel.

Hubungan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler dalam Pendidikan

Meskipun berbeda, kokurikuler dan ekstrakurikuler saling melengkapi. Kokurikuler membantu siswa memahami pelajaran secara lebih mendalam, sementara ekstrakurikuler membantu membentuk kepribadian, keterampilan sosial, dan rasa percaya diri.

Sekolah yang mampu menyeimbangkan kedua kegiatan ini biasanya berhasil menciptakan lingkungan belajar yang utuh, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter.

Kesimpulan

Perbedaan kokurikuler dan ekstrakurikuler terletak pada tujuan, keterkaitan dengan mata pelajaran, serta fokus pengembangannya. Kokurikuler mendukung pembelajaran akademik, sedangkan ekstrakurikuler mengembangkan potensi nonakademik siswa.

Dengan memahami perbedaan ini, sekolah dan pendidik dapat merancang kegiatan pendidikan yang lebih terarah, seimbang, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Top comments (0)