Sebelum mulai dengan studi kasus saya ingin membuat catatn penejalsn singkat adagr ingat alur kerja dan giana sih teknologinya.
Lvm (Logical Volume Manager) mengubah penyimpanan fisik jadi logical, gampangnya seperti itu. ada 3 komponen utama dalam lvm
- PV : Partisi atau seluruh block device fisik (misalnya /dev/sdb, /dev/nvme0n1)
- VG : Kumpulan gabungan dari satu atau lebih PV
- LV : Partisi virtual akhir (misalnya /dev/vg_orthanc/lv_storage)
Di balik layar, VG memotong seluruh isi PV menjadi blok-blok kecil ssama rata yang disebut Physical Extent (PE) (default-nya berukuran 4 MB, contoh: PE Size 4.00 MiB).
Untuk melihatnya bisa menjalankan syntax
pvdisplay
Penjelasn output gambar di atas:
PV Name /dev/sdb
Nama block device disk fisik/virtual disk yang digunakan sebagai Physical Volume (PV).VG Name vg_orthanc
Disk/dev/sdbsudah tergabung ke dalamVolume Group (VG)bernamavg_orthanc.PV Size <6.55 TiB / not usable <4.84 MiB
Total kapasitas disk yang terbaca sekitar 6.55 TiB atau sekitar 7.2 TB desimal. Kapasitas ini berasal dari 6 disk 2.4 TB yang dikonfigurasi RAID 10. Sisa kecil<4.84 MiBtidak dapat digunakan karena pembulatan/alignment ukuran blok LVM.Allocatable yes
Physical Volume ini siap dan diizinkan untuk dialokasikan ke Logical Volume (LV).PE Size 4.00 MiB
Ukuran Physical Extent (PE) adalah 4 MiB. LVM membagi kapasitas PV menjadi blok-blok kecil berukuran 4 MiB yang digunakan untuk membentuk Logical Volume.Total PE 1716929
Total terdapat 1.716.929 Physical Extent (PE) yang tersedia pada disk.1.716.929 × 4 MiB ≈ 6.55 TiBFree PE 1716929
Seluruh 1.716.929 PE masih kosong/belum dialokasikan. Karena nilaiFree PEsama denganTotal PE, berarti 100% kapasitas PV masih tersedia.Allocated PE 0
Tidak ada Physical Extent yang sedang dialokasikan ke Logical Volume. Artinya, belum ada kapasitas dari/dev/sdbyang digunakan oleh LV.
Studi Kasus
Okeh, stadi kasus kali ini adalah saya punya 2 HDD 450G dan 6 HDD 2,4 TB, ini saya jadikan 2 virtualdisk, 1 VD untuk sistem operasi ubuntu saya beri nama vd_os 450G (Raid 1) dan 6 HDD lagi untuk vd_data Raid 10 dengan 3plan. Saya install linux di vd_os full space 450G (50% karena Raid 1), lalu vd_data akan dibuatkan lvm sendiri dengan dipisaha dengan lvm yang sudah ada.
Langsung ke langkahnya yaa, jalankan
lsblk
untuk mengecek disk benar-benar terbaca, pada kasus ini disk ada di /dev/sdb
buat Physical volume
pvcreate /dev/sdb
jika sukses sampai muncul Physical volume "/dev/sdb" successfully created
bisa cek dengan
pvdisplay
atau
pvs
lalu lanjut membuat Volume Group, pada kasus ini saya buat dengan nama orthanc-vg
vgcreate orthanc-vg /dev/sdb
cek lagi dengan pvdisplay atau dengan vgs. vgs adalah command untuk melihat informasi Volume Group (VG) di LVM.
Alokasikan 100% ruang kosong di orthanc-vg untuk Logical Volume bernama orthanc-lv
lvcreate -l 100%FREE -n orthanc-lv orthanc-vg
sampai sini lv susah terbuat, tinggal kita lakukan format filesystem agar bisa di pakai.Jika menangani banyak file besar rekomendasi filesystem xfs jika file kecil tapi banyak seperti sistem operasi maka pake ext4
dikasus ini pake xfs, karena orthanc filenya cukup besar
mkfs.xfs /dev/orthanc-vg/orthanc-lv
ini alternatif jika menggunakan ext4 syntaxnya gini
mkfs.ext4 -m 1 /dev/orthanc-vg/orthanc-lv
nah kalo udah sampe sini baru bisa kita mounting. Pada kasus ini saya taruh di /mnt/orthanc-data
cari uid
blkid /dev/orthanc-vg/orthanc-lv
lalu tambahkan ke mountingan /etc/fstab
# Mounting data
UUID=615549d1-c9f6-4785-98eb-3dc9e629d64c /mnt/orthanc-data xfs defaults,noatime 0 0
lalu coba buka mountingannya, jalankan
mount -a
untuk memastikan sudah termounting cek dengan
df -h
sampai sini harusnya sudah selesai dan sudah bisa di pakai.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Top comments (0)